Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari program Mulok Keminangkabauan dengan tujuan untuk memperkenal Budaya Minangkabau kepada anak usia dini. Selain itu, pada kegiatan ini anak dikenalkan dengan adab dan sumbang 12 saat makan bersama. Festival Makan Bajamba menjadi ciri khas iconic yang selalu dilaksanakan di PAUD Terpadu Hauriyah Halum. Dengan mengusung kegiatan budaya di ranah Pendidikan anak usia dini, kegiatan ini sukses mendapat sambutan hangat dari para orang tua murid dan tamu undangan. Tamu undangan yang hadir yaitu dari Dinas Pendidikan Kota Padang, Pemerintah setempat selingkungan Kecamatan Padang Utara mulai dari tingkat RT hingga ke tingkat kecamatan, Pengurus LKAM Provinsi Sumatera Barat, dan Puskemas Alai.
Tepatnya pada hari Sabtu tanggal 25 April 2026, kegiatan Festival Makan Bajamba dilaksanakan di PAUD Terpadu Hauriyah Halum. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari para Orang Tua Murid yang secara berkelompok membawa satu set Jamba ke lokasi acara. Dengan menampilkan peran masing-masing anak, membuat kegiatan semakin meriah. Dekorasi yang kental dengan budaya Minang memberikan kesan seolah-olah kita sedang melaksanakan kegiatan adat yang resmi.
Arakan Jamba berjalan mengitari lokasi sekolah dengan diiringi oleh musik Talempong yang dibawa anak dan diiringi oleh teachernya. Tamu undangan juga ikut serta dalam Arakan Jamba. Setiba di sekolah, para rombongan di sambut dengan pantun minang dan Tari Galombang.
Setiap Jamba yang dibawa oleh masing-masing kelompok Orang Tua Murid dinilai oleh Juri yang sudah ahli dibidangnya yaitu Bapak M. Ratmil, S.Sos., M.Pd Sutan Bagindo sebagai pakar Mulok Keminangkabauan. Semua Jamba yang hadir adalah yang terbaik, namun 3 dari yang terbaik mendapat penghargaan dari juri.
Prosesi makan Bajamba dibuka dan ditutup dengan Sasambahan Makan yang disampaikan oleh anak-anak yang berperan sebagai Panghulu, Datuak dan Si Pangka. Para orang tua murid, anak-anak, guru, dan para tamu undangan menikmati makan Bajamba dengan makan di atas talam/dulang. Aneka makanan tradisional Minang menghiasi hidangan yang siap untuk mengisi perut.
Alhamdulillah kegiatan ini terlaksna sukses dan mendapat apresiasi dari semua yang hadir. Semoga kegiatan ini terus terlaksana setiap tahunnya dan turun-temurun ke generasi berikut sebagai bentuk pelestarian Budaya Minangkabau. Sampai jumpa tahun depan.
(Paradishe_99)


Tinggalkan Komentar